Masyarakat Geram dengan Adanya Program pembangunan Bersumber dari Dana Desa

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masyarakat Geram dengan Adanya Program pembangunan Bersumber dari Dana Desa

Redaksi
Senin, 29 Juni 2020

GINEWSTVINVESTIGASI.CO.ID
Masyarakat desa rantau jaya udik ll geram dengan ada nya program pembangunan jambanisasi yang dananya bersumber dari dana desa 

Menurut hasil konfirmasi wartawan ginews dengan masyarakat desa rantau jaya udik ll, yang enggan di sebutkan nama nya,
program jambanisasi di Desa Rantau Jaya Udik ll sudah 2 tahun berjalan dari tahun 2018 dan 2019.

Hingga sampai hari ini tidak kunjung selesai bahkan dana yg di anggarkan cukup besar nilai nya, yaitu per kepala keluarga (KK) Rp.1.600.000,-  yang jumlah nya 285 unit, menurut keterangan dari beberapa warga yang tidak mau d sebutkan nama nya, saat di konfirmasi wartawan GiNews.

Dengan jumlah 285 kepala keluarga itu secara bertahap 2018 itu 100 unit dan 2019 itu 185 unit semuanya terealisasi, namun tidak kunjung selesai karena dana RP 1.600.000,-  tersebut tidak turun semua di masyarakat. 

"Sesuai keputusan hasil rapat keterangan masyarakat yg tidak mau di sebutkan nama nya satu per satu, tapi kami siap bertanggung jawab atas keterangan kami. "pungkas nya,

Di tempat terpisah,
wartawan globalinvestigasiews.co.id mencoba minta keterangan dengan kepala desa rantau jaya udik ll Sugeng Riyadi, namun sudah 4 x ke rumah atau ke kantor desa selalu tidak ketemu di hubungi  dengan nomor 081369925549 tidak pernah aktif, untuk lebih lanjut wartawan konfirmasi dengan sekretaris desa rantau jaya udik II Barojah pada (12/6/2020) tidak bisa memberi keterangan. Yang lebih rinci anggaran pembuatan jambanisasi  di tiap-tiap kepala keluraga yang mendapat kan program tersebut. "tandas nya 

Karena menurut sekretaris desa rantau jaya udik ll, sudah lupa bahkan yang sangat di sayangkan sekretaris sudah tidak tau realisasi d lapangan karena yang di lapangan sudah ada petugas yang lain, ungkap seketaris desa.

Di tempat terpisah (28/6/2020) sangat lebih fatal lagi menurut keterangan warga desa rantau jaya udik ll, bahkan di sinyalir data fiktif dengan ada nya program jambanisasi tersebut.(*)
( GIN/Hairul Ali )