Polresta Cirebon Polda Jabar Berhasil Ungkap 23 Kasus Narkoba

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Polresta Cirebon Polda Jabar Berhasil Ungkap 23 Kasus Narkoba

Redaksi
Selasa, 30 Juni 2020

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH JAWA BARAT BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT  

SIARAN PERS 
TENTANG

*KABID HUMAS POLDA JABAR : SELAMA BULAN MARET S.D JUNI 2020, POLRESTA CIREBON POLDA JABAR BERHASIL UNGKAP 23 KASUS NARKOBA*

Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon Polda Jabar berhasil mengungkap 23 kasus penyalahgunaan narkoba selama Maret - Juni 2020.

Kapolresta Cirebon Polda Jabar, Kombes Pol M Syahduddi, S.I.K., M.Si., mengatakan, dari 23 kasus itu sebanyak 28 tersangka berhasil diamankan jajaran Polresta Cirebon Polda Jabar.

Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga bahwa  23 kasus penyalahgunaan narkoba itu terdiri dari sembilan kasus sabu dan 19 kasus obat keras terlarang (OKT).

"28 tersangka yang diamankan ini merupakan Bandar, para pengedar dan pengguna narkoba yang diamankan di wilayah hukum Polresta Cirebon," kata Kapolresta Cirebon Polda Jabar  saat Konferensi Pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (29/6/2020).


Kapolresta Cirebon Polda Jabar mengatakan, jumlah barang bukti yang diamankan dari 28 tersangka tersebut cukup banyak diantaranya, 1.186.134 butir obat keras terlarang dan 6 gram sabu.

Kapolresta Cirebon Polda Jabar  menjelaskan, ada beberapa jenis obat keras terlarang yang diamankan jajarannya.

Yakni, 1.137000 ribu butir chlorprimazine, 34.050 butir trihex, 11.418 butir tramadol, dan 3.666 butir dextro.

"Para tersangka dan seluruh barang bukti yang diamankan masih diperiksa lebih lanjut," ujar Kapolresta Cirebon Polda Jabar.

Kapolresta Cirebon Polda Jabar menambahkan bahwa Sembilan tersangka kasus sabu melanggar pasal 112 Jo pasal 114 Jo pasal 127 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman paling lama 20 Tahun dan paling singkat 5 tahun.

Sedangkan untuk 19 tersangka kasus Obat keras terlarang (OKT) melanggar pasal 196 Jo pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Dengan ancaman hukuman paling lama 15 Tahun. tambahnya.

Konferensi pers itupun tampak dihadiri oleh Wakapolresta Cirebon, AKBP Arif Budiman, S.I.K., M.H., Kabag Ops Polresta Cirebon Kompol Purnama, S.H., M.H., Kasat Reserse Narkoba Polresta Cirebon, Kompol Sentosa Sembiring, S.H., Kasubbag Humas Polresta Cirebon Iptu M. Soleh, S.H. dan para Kanit Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon.

Bandung 29 Juni 2020

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Kontak Person
Kabid Humas Polda Jabar
Kombes Pol.Drs. S. Erlangga
NO.HP : 081277764545

Kasubbid Penmas
AKBP Dra. Santi Gunarni
NO.HP : 081214505604