Mahsun Meminta Maaf Kepada Ibundanya Atas Kesalahanya Yang Viral di Medsos

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Mahsun Meminta Maaf Kepada Ibundanya Atas Kesalahanya Yang Viral di Medsos

Redaksi
Rabu, 01 Juli 2020

Globalinvestigasinews.com

Mahsun yang diduga mempolisikan ibu kandungnya sendiri, memohon maaf .

Giri sasak (GIN) 01-07-2020 pada hari selasa 30-06-2020 sekitar pukul 22.30 Wita Kepala Desa Ranggegata Kec. Praya Barat Daya Kab.Loteng Muhamad Haekal bersama Mahsun didampingi oleh Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan BKD mendatangi rumah Ramli di Dusun Buntage Desa Giri Sasak Kec. Kuripan Kab. Lobar untuk menemui Ibu Kalsum guna Mahsun Meminta ampun dan Maaf kepada ibundanya atas segala dosa dan kesalahanya yang menjadi viral di mensos  Di duga mempolisikan ibu kandungnya sendiri ke Polres Lombok Tengah NTB  tapi sayang mediasi tersebut belum menemui hasil sesuai dengan harapan kedua belah pihak yang lagi berseteru tegang.

Proses perdamaian perselisihan keluarga antara Mahsun (anak) dan  Kalsum (ibu) murni atas kesadaran dan diprakarsai,  dipasilitasi oleh dua Kepala Desa yaitu Kepala Desa Ranggegata Muhammad Haekal dengan Kepala Desa Giri Sasak Hamdani dengan maksud dan tujuan agar perselisihan keluarga ini segera berdamai dan tidak berkelanjutan ke proses hukum mengingat kondisi kesehatan kejiwaan Mahsun yang terganggu (kurang waras)

Dalam pertemuan mediasi  terungkap dari beberapa keterangan dan pengakuan kedua kepala desa bahwa Memang selama ini Sdr. Mahsun kalau dilihat dari pisiknya dia orangnya sehat  tetapi sesungguhnya kalau diamati dalam kehidupan dan pergaulan hidup sehari-hari dengan keluarga dan masyarakat sekitar sesungguhnya Mahsun mengalami kelainan kesehatan  kejiwaannya (kurang waras) yang sudah lama.

Muhammad Haekal selaku Kepala Desa Ranggagata yang mendampingi Mahsun berharap kepada ibu dan Keluarga Nya agar mau memaafkan Mahsun selaku anaknya karena apa yang telah dilakukan oleh Mahsun diluar kesadaran, akal sehat dan beliau sudah mengaku bersalah, berdosa dan memohon ampun yang sebesar besarnya, harap tuturnya.

Ibu Kalsum dalam kesempatan itu menyampaikan semua keluh kesah dan kekesalannya selama ini kepada Mahsun dan istrinya sehingga untuk sementara waktu Ibunda belum bersedia untuk berdamai karena masih trauma dengan kejadian dan berita berita di mensos  perlu waktu dan proses serta saya harus menenangkan diri dulu di rumah saudara Ungkapnya mengeluh sedih.

Ramli selaku saudara kandung dari ibu Kalsum  merasa sangat kecewa,  kesal dan keberatan dengan ulah dan tindakan dari Mahsun kepada ibundanya karena bukan kali ini saja beliau melakukan perbuatan dan tidakan yang tidak menyenangkan  sehingga biarkanlah proses hukum tetap berjalan biar ada yang menjadi efek jera namun proses perdamaian secara kekeluargaan tetap dilakukan. 

Bhabinkamtibmas menyampaikan kepada kedua belak pihak agar perselisihan kekuarga ini mari kita komonikasikan dengan baik-baik dan diselesaikan secara kekeluargaan mengingat ini perselisihan antara ibu dan anak kandungnya sendiri serta kondisi kesehatan kejiwaan Mahsun yang kurang sehat dan kita berikan kesempatan kepada Ibunda Mahsun untuk menenangkan diri dulu baru besok kita lanjutkan pembicaraan lagi tutupnya.

Hamdani selaku Kades Giri Sasak menuturkan  Maaf, .... Mahsun selama ini kondisi kesehatan Kejiwaannya terganggu sehingga mari pihak Keluarga yang sehat  untuk memakluminya dan berharap agar kasus ini segera kita selesaikan secara kekeluargaan dan apa yang menjadi harapan serta tuntutan dari pihak Ibundanya Mahsun segera akan dipenuhi oleh Mahsun sendiri selaku anaknya dan InsyaAllah dalam waktu dekat kami kedua Kades akan mempasilitasi dan membahas untuk proses selanjutnya serta akan melakukan rehabilitasi kondisi kejiwaannya (Mst)