Pembunuhan Dan Penganiayaan Yang Terjadi Dikampung Hanta Desa Gaura Kecamatan Laboya

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Pembunuhan Dan Penganiayaan Yang Terjadi Dikampung Hanta Desa Gaura Kecamatan Laboya

Redaksi
Jumat, 03 Juli 2020
Pembunuhan Dan Penganiayaan Yang Terjadi Dikampung Hanta Desa Gaura Kecamatan Laboya

Laboya - globalinvestigasinews.Com

Kamis tanggal 2 Juli 2020 sekitar jam 08.00 wita bertempat dikampung Hanta,desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat telah terjadi Pembunuhan dan Penganiayaan terhadap korban an. Raya Kodi Jira dan JIira Pigi

Berikut Identitas Korban, Pelaku dan saksi-saksi :
KORBAN:Raya Kodi Jira 50 tahun, kepercayaan Marapu,Tani,kampung Hatunyaro, desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat.Korban Meninggal Dunia dilokasi kejadian, mengalami luka potong dibagian punggung belakang, pinggul kiri,Dada kanan dan tangan kanan.

Jira Pigi 45 tahun, Kepercayaan Merapu, Tani,kampung Hatunyaro, desa Gaura,Kecamatan Laboya Barat,Kabupaten Sumba Barat.Korban mengalami luka potong dibagian kaki kanan dan dirujuk ke RSUD Waikabubak.PELAKU Raya Kodi Adi 40 tahun, kepercayaan Marapu, Tani,kampung Hatunyaro, Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat.

Saksi-saksi diantaranya:
1.Dayd Bora Kaduka Dangla 40 tahun, Kristen protestan,Tani, kampubg Hanta,desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat.
2.Debora Yana Bili 33 tahun, Kristen protestan , Tani,kampung Hanta, Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat.
3.Rara Holi 56 tahun, Kristen protestan , Tani, kampung Baha,desa Gaura,Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat.

Kronologis Kejadian yaitu'Saat itu kedua korban dan para saksi sedang duduk bercerita dibale-bale rumah milik saksi Daud Bora Kaduka Dangla,Tidak lama kemudian datang Pelaku an.Raya Kodi Adi bertanya kepada korban an.Raya Kodi Jira, "kenapa kamu maki mama saya?", lalu pelaku hendak memukul korban sehingga korban menghindar.Kemudian Pelaku mencabut parang dan langsung mengayunkan Parang tersebut kearah Korban, tetapi pada saat itu mengenai Kaki istri korban an. Jira Pigi yang hendak melerai saat itu.

Kemudian Korban Raya Kodi Jira berusaha melarikan diri turun dari bale-bale rumah, tetapi saat itu Pelaku berhasil memotong korban dibagian punggung belakang, tetapi saat itu Korban tetap berusaha melarikan diri sehingga pelaku melempar korban dengan menggunakan ALU (kayu tumbuk padi) sehingga mengenai punggung belakang hingga korban terjatuh, kemudian datang pelaku langsung memotong korban sebanyak satu kali dibagian pinggul kiri. Setelah itu pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian.Lalu kemudian saksi an.Daud Bora Kaduka Dangla pergi melaporkan kejadian tersebut ke Polsubsektor Gaura.

Pelaku an. Rata Kodi Adi bersama Barang Bukti 1 (satu) batang parang ulu bambu saat ini telah diamankan dikantor Polsek Lamboya untuk proses selanjutnya.Pelaku an. Raya Kodi Adi dengan Korban an.Raya Kidi JIRA merupakan saudara tiri (satu bapak beda mama) 

Tindakan yang diambil  pihak keamanan Menerima Laporan ,
Mendatangi dan mengamankan TKP,
Membawa Korban ke Puskesmas Gaura.Berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres sumba barat (Identifikasi). 

Langkah-langkah yang diambil Kapolsek Lamboya berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan Laboya Barat untuk memberikan pemahaman serta himbauan kepada warga masyarakat khususnya pihak keluarga korban agar tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.Unit Reskrim Polsek Lamboya untuk segera melakukan lidik/sidik terkait kejadian tersebut guna menjamin kepastian hukum sehingga kejadian tersebut tidak dipolitisir oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Kapolsubsektor Gaura berkoordinasi dengan Pemerintah tingkat kecamatan Laboya Barat serta aparat desa Gaura guna memberikan pemahaman serta himbauan kepada warga masyarakat khususnya pihak keluarga korban agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang terkait kejadian tersebut,serta menyerahkan sepenuhnya Penanganan Kasus tersebut kepada pihak kepolisian,"kata masyarakat