Warga Lolo Gedang Terbaring Kaku Akibat Menderita Lumpuh Otak

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Warga Lolo Gedang Terbaring Kaku Akibat Menderita Lumpuh Otak

Redaksi
Kamis, 02 Juli 2020
Alisha Nur Alim Warga Lolo Gedang Terbaring Kaku Akibat Menderita Lumpuh Otak

Kerinci - Globalinvestigasinews.co.id

Salah Satu Warga Desa Lolo Gedang Alisha Nur Alim anak yang berumur kurang lebih 3 ( Tahun ), warga Desa Lolo Gedang, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci provinsi jambi.

Saat ini ia hanya bisa terbaring kaku di tempat tidurnya menahan sakit Radang Otak dan Lumpuh Otak yang dideritanya selama 7 (Tujuh) bulan terakhir.

Saat ini kondisi anak saya pasangan dari M.Alim Umur  ( 30 ) thn dan Agnisa Umur ( 30 )Thn, ia belum mampu untuk berjalan dan berbicara.

Yang bisa ia lakukan hanya bisa tiduran saja dan semua keperluannya bantuan dari sang ibu dan orang lain. jelasnya

Alisha Nur Alim selalu menjalani terapi dirumah sakit dengan menggunakan BPJS untuk berobat dan praktek terapi lainnya.

Apa lagi saat ini ekonomi kami   tidak meizin lagi tidak bisa untuk melakukan terapi dan berobat dikerenakan terkendala biaya

Saya selaku orang tua dari anak saya Nur Alim Perkerjaan saya sehari hari hanyalah tenaga honorer dan sebagai serabutan tani dan mengambil upah kepada orang lain dan ibunya Nur sebagai Ibuk rumah tangga.

Selanjutnya sang ibu juga menceritakan diwaktu anak saya  sakit pada mula mula  berumur 2 (tahun), pada saat itu Nur tidak mau lagi untuk makan dan minum susu.

Dengan  tidak kemauannya seperti itu kami  langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) untuk mendapatkan perawatan".jelasnya.

Berjalan dua hari dirawat belum juga menunjukkan perubahan, maka pihak keluarga berkonsultasi dengan dokter untuk membawa Nur berobat ke RS Padang Sumatra Barat.

Dirawat dipadang kiranya anak kami mengidap berupa  penyakit   diagnosa jelas' dokter.yakni  radang otak (ensefalitis) dan lumpuh otak (celebral palsy),dan  jadi seluruh badannya kaku.

Setelah mendapat perawatan selama tiga  bulan di RS Padang, dokter mengatakan kondisi kesehatan radang otak Nur  membaik.

Dokter menyampaikan Sisa Ensefalitis yang ditinggalkan maka tubuh Nur mengalami kekakuan seperti bayi, jadi perkembangannya juga lebih lamban.

Ketika di RS Padang Nur juga telah dilakukan photo otak atau rekam gelombang otak dan hasilnya kiri kanan Otaknya kena. Maka untuk penyembuhan Nur harus menjalani terapi secara rutin, minum obat yang teratur .," jelas Dokter.

Untuk menjalani terapi diharapkan tidak terpenuhi dikarenakan, keterbatasan biaya.

Kami sekarang ini hanya bisa  melakukan untuk anak saya  Nur hanya bisa menjalankan terapi sekali seminggu.dan setiap dua bulan harus ke Padang untuk mengambil Obat untuk  setahun sekali juga harus rekam otak, dan lima tahun sekali harus photo otak (MRI).

Disamping menjalankan terapi dan pengobatan, saat ini saya selaku orang tuanya'  juga berusaha untuk membelikan sepatu Orto yang harus dimiliki oleh anak saya yang menderita  penyakit ini'  agar kaki sang anak saya  tidak bengkok atau tetap lurus.

Kita berharap baik pemerintah dan warga masyarakat kita kerinci dan kota sungai penuh untuk berkenan  membantu  anak saya bernama Alisha Nur Alim bisa kontak langsung dan salurkan  Rekening Bang BANK BRI Cabang Sungai Penuh Nomor Rekening : 555801007831531 An : MUHAMAD ALIM, dan setiap transfer bisa di Konfirmasi ke Nomor HP : (085218411551).

APENDI YAHYA