KKP Kembangkan Budidaya Super Intensif Multi Manfaat Dengan Ipal Yang Baik

SHARE:

KKP Kembangkan Budidaya Super Intensif Multi Manfaat Dengan Ipal Yang Baik Globalinvestigasinews.com Takalar Sulsel (12/9) Tambak super inse...

globalinvestigasinews.co.id -

KKP Kembangkan Budidaya Super Intensif Multi Manfaat Dengan Ipal Yang Baik

Globalinvestigasinews.com
Takalar Sulsel (12/9)

Tambak super insentif masih dianggap publik mempunyai dampak yang buruk terhadap lingkungan. Karena itu, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), mengembangkan budidaya super intensif yang terkendali, dengan produktivitas tinggi, multi manfaat, dan Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL) yang baik.


“Karena impresi publik menyatakan tambak super intensif ini masih membahayakan lingkungan. Ini Anda harus balik menjadi sebuah opportunity yang terkendali dan bisa diatasi. Jadi formula ini saya mohon bisa keluar sebagai suatu model. Segera kita tampilkan, ceritakan dari hulu ke hilir, disusun dijadikan suatu buku panduan. Buku panduan itu disebarkan ke semuanya dengan ada nama Prof. Rachman Syah (peneliti BRSDM) sebagai nama tokoh tambak udang super intensif yang terkendali,” ujar Kepala BRSDM Sjarief Widjaja, Sabtu (12/9), dalam sambutannya secara daring pada panen udang vaname super intensif di Instalasi Tambak Percobaan (ITP) Punaga Takalar, milik Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Maros, Sulawesi Selatan.


Disampaikan Kepala BRPBAP3 Maros Indra Jaya Asaad, pihaknya selama 2013-2020 telah mengkaji beberapa aspek yang terkait dengan teknlogi budidaya udang vaname super intensif kepadatan mulai 500-1250 ekor/m2 dengan beberapa aspek kajian termasuk kajian desain IPAL. Teknologi dikembangkan di ITP Takalar, yang dirancang sebagai sarana penelitian dan pengembangan teknologi budidaya udang vaname super intensif yang ideal. Terdapat 12 petak super intensif dengan luasan masing-masing 1.000 m2. Hasil dari ujicoba budidaya udang vaname dengan berbagai padat penebaran sampai 1.250 ekor/m2 dengan produksi antara 3,48 sampai 12,2 ton/0,1 ha.

Menurut Indra, dalam budidaya udang vaname super intensif, dihadapkan pada masalah beban limbah budidaya yang dapat mengakibatkan penurunan kualitas lingkungan perairan. Karena itu kajian diarahkan pada aspek pengembangan perbaikan teknologi budidaya udang super intensif di antaranya dengan sistem budidaya udang progresif dan sistem colector sludge.
 
“Terima kasih kepada tim Peneliti BRPBAP3 Maros atas kegiatan riset yang dilakukan. Kajian teknologi tersebut diharapkan dapat memperbaiki sistem budidaya udang vaname dari aspek manajemen kualitas air terutama pembuangan sludge dan kotoran yang terbentuk selama budidaya, serta pemanfaatan compensatory growth dari udang sehingga dapat memperpendek masa pemeliharaan di fase pembesaran, menghindari waktu krisis di day of culture (DOC) 30-40, meningkatkan frekuensi penebaran melalui optimalisasi pemanfaatan lahan dan pola tebar atau siklus produksi, serta meningkatkan produksi dan efisiensi biaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini penerapan dua teknologi tersebut telah memasuki umur 90 hari pemeliharaan, menggunaan tiga petak tambak ukuran masing-masing 1.000 m2 dengan estimasi total hasil produksi tiga petak sebanyak 15 ton, ukuran size sekitar 70 ekor/m2. Peningkatan produktivitas tambak udang vaname melalui aplikasi teknologi superintensif diharapkan turut berkontribusi pada peningkatan produksi udang nasional dan berdampak positif terhadap peningkatan penyerapan lapangan kerja, perluasan lapangan berusaha, peningkatan pendapatan dan penerimaan devisa negara, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan perairan kawasan pesisir agar dapat bermanfaat dan memberikan jasa lingkungannya secara berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Sjarief menyampaikan arahannya agar teknologi ini dapat dibuat juga untuk skala kecil, misalnya untuk luas lahan 100 m2. Selanjutnya pola tersebut diterapkan di masyarakat, termasuk di satuan-satuan pendidikan lingkup BRSDM, baik Sekolah Usaha Perikanan Menengah maupun Politeknik, yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Diharapkan satuan-satuan pendidikan tersebut dapat merangkul para alumninya untuk dapat mengimplementasikan teknologi tersebut di daerahnya masing-masing.

Selain panen udang super intensif, pada kesempatan tersebut juga ditampilkan kegiatan minapadi di Maros. Minapadi adalah suatu bentuk usaha gabungan yang memanfaatkan genangan air sawah yang tengah ditanami padi sebagai kolam untuk budidaya perikanan yang memaksimalkan hasil tanah sawah. Mina padi dengan demikian meningkatkan efisiensi lahan karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas sekaligus.

“Saya mohon dengan sangat langkah awal kita membuat tanah-tanah di Maros dan daerah lainnya menjadi tanah yang produktif untuk kacamata perikanan. Jadi tahap awal saya rasa sudah bagus sekali tambak lele dan nilai yang ditebar, nanti akan punya banyak petak,” ujar Sjarief.

Ia berharap petak tersebut dibuat suatu eksperimen, dengan beberapa kombinasi. Misalnya terdapat petak yang ditanami padi dengan lele. Petak selanjutnya ditanami padi dengan nila. Petak lainnya ditanami padi dengan udang galah. Kemudian akan ditambahi juga oleh tanaman lain, seperti cabai, melon, dan tanaman-tanaman yang tidak membutuhkan siraman. 

“Kita bisa menanam apapun, holtikultura atau apa saja, tanpa disirami, karena sudah memiliki tingkat kelembaban tinggi. Maka sebenarnya kita sudah mengurangi biaya siram dan sebagainya. Dan ini kalo Anda bisa lakukan, maka Maros akan menjadi laboratorium yang luar biasa untuk pengembangan perikanan air tawar, perikanan darat yang berintegrasi dengan pertanian,” tutup Sjarief.

(B.@.F) 

Sumber : Tim Humas KKP

COMMENTS

Nama

03/08/2020,1,Babinsa,5,Babinsa Kratonan,1,Badan Tanggul Irigasi,1,Baksos,1,Bakti sosial,1,Bandar Lampung,1,Bandung,2,Bansos,14,Banten,3,Batam,1,BBM,1,Berita,3858,Berita Polda Jabar,1,Bhabinkamtibmas,3,Bhakti sosial,1,Binmas,1,Bisnis,1,BLT DD,6,Bogor,3,Boyolali,2,Brimob,1,Bupati,5,Cimahi,1,Covid-19,27,Dandim,2,Dandim 0117/Aceh,1,Dandim 0117/Atam,1,Danlantamal IV,1,Danramil,2,Danramil Kodim 0117/Atam,1,Danrem,4,Danrem 042,1,Demo,2,Desa,16,Desa Sentul,1,DKI Jakarta,1,DPD LSM PENJARA,1,DPRD,4,elektronik,1,Erafone,1,GAM,1,Ginews TV Investigasi.com,6,ginewstv,1,Global Investigasi News.com,20,Globalinvestigasinews.com,2423,Gotong Royong,1,GTDI BAHTERA KASIH BALOI KOLAM,1,Gubernur,4,Gubernur Jawa barat,2,handphone,1,Harganas,1,Hikmal Batam,1,Hukum amp; Kriminal,141,HUT Bhayangkara,25,HUT RI,4,Internasional,9,Istana Negara,1,Jabar,3,Jawa barat,2,Kabar Daerah,535,Kabar TNI/POLRI,1237,kades sentul,1,Kanit Provos Polsek Tumbang,1,Kapolres,2,Karhutla,1,Kasdim 0117/Atam,1,Kecamatan,5,kecamatan sungai bungkal,1,kepulauan Riau,1,Kesehatan,3,Kodim,1,Konferensi pers,1,Koramil 01/Purbalingga,1,Korban kemalingan,1,Kriminal,1,Laka Lantas,1,Lampung,2,LSM,1,Mabes Polri,1,MADO LAIA,1,Merangin,1,Mesjid Hajar Aswad Lantamal IV,1,MUI,1,Narkoba,3,Narkotika,1,Nasional,54,New normal,1,News,3,Olahraga,3,Papua barat,1,Pedagang Kaki Lima,1,pelaku usaha mikro,1,Pemerintah,5,pemerintahan,4,Pemilik SPBU syahdiah,1,Pertanian,2,Pilkada,2,PMI,1,Polda,4,Polda Jabar,1,Polda Kalbar,1,polisi,15,Politik,28,Polres,22,polres Bangka barat,1,Polres gowa,1,Polres Ketapang,1,Polres Sinjai,1,polri,11,Polsek,4,Presiden,2,Psbb,1,PT. BERKAH KARUNIA LANGGENG,4,PT. KARUNIA BERKAH LANGGENG,2438,Purbalingga,2,Puskesmas Labuan,1,Raport,2,Reward,2,Ridwan Kamil,2,RUU HIP,1,Satlantas,1,Seputar Jawa Barat,16,Serang,1,Sertijab,1,Sinjai,1,TANJUNGPINANG,1,teknologi,1,TMMD,2,TNI,7,TNI AD,3,TNI AL,1,TUFOKSI,1,UU Ruzhanul Ulum,1,Video,1,Viral,1,Wakil Bupati,2,Wakil gubernur Jawa barat,1,Way Kanan,2,Zakat,1,
ltr
item
Globalinvestigasinews.co.id: KKP Kembangkan Budidaya Super Intensif Multi Manfaat Dengan Ipal Yang Baik
KKP Kembangkan Budidaya Super Intensif Multi Manfaat Dengan Ipal Yang Baik
https://lh3.googleusercontent.com/-jr-9BKa9V6g/X12XXB7rz2I/AAAAAAAARlg/VCMlXADMrFk5wNqApGjXS2moCY3YWr80gCLcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1599963979801.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-jr-9BKa9V6g/X12XXB7rz2I/AAAAAAAARlg/VCMlXADMrFk5wNqApGjXS2moCY3YWr80gCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1599963979801.jpeg
Globalinvestigasinews.co.id
https://www.globalinvestigasinews.co.id/2020/09/kkp-kembangkan-budidaya-super-intensif.html
https://www.globalinvestigasinews.co.id/
https://www.globalinvestigasinews.co.id/
https://www.globalinvestigasinews.co.id/2020/09/kkp-kembangkan-budidaya-super-intensif.html
true
5652418633197575792
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy