Bejat !! Bocah Laki - Laki Di Cabuli Pamannya Sendiri -->
POPULER

Bejat !! Bocah Laki - Laki Di Cabuli Pamannya Sendiri

Jumat, 25 Desember 2020, 14.21 WIB
PEMBACA ONLINE Free website counter



Bejat !! Bocah Laki - Laki Di Cabuli Pamannya Sendiri

Tanjabtimur - GlobalInvestigasinews.com
2020/12/25

Seolah tak ada hati nurani, DW (54), warga Kecamatan Dendang, tega mencabuli anak laki-laki abang kandungnya, berinisial AS (6). Parahnya, hal ini rupanya telah dilakukan DW beberapa kali.

Namun kini ia telah berada di dalam sel tahanan Polres Kabupaten Tanjab Timur. Ini setelah ia kepergok oleh orang tua AS. Informasinya, kelakuan bejat DW ini dilakukan sejak November lalu.

DW sendiri, memanfaatkan keluguan dan memaksa AS untuk melayani nafsu bejatnya. Apalagi, AS kerap bermain di rumah DW, yang tak jauh dari rumahnya.

Kasat Reskrim Polres Kabupaten Tanjab Timur, AKP Johan C Silaen mengatakan, dari kerangan korban, ia tidak pernah diancam. AS sebenarnya pernah menceritakan kelakuan pamannya itu ke orang tuanya. Hanya saja orang tua AS menganggap, AS hanya menghayal.

Alhasil aksi tak senonoh DW ini kepergok orang tua AS di rumah AS, Sabtu (12/12) pagi lalu. Saat itu, AS terlihat tengah (maaf,red) memainkan alat kelamin DW. DW yang menyadari itu pun terkejut dan melarikan diri karena takut diamuk massa dan keluarga AS.

Setelah membuktikan kelakukan DW, orang tua AS pun melaporkannya ke Polres Kabupaten Tanjab Timur. Akhirnya selama beberapa hari kabur, DW akhirnya diamankan di Kelurahan Rantau Indah, Kecamatan Dendang, Selasa (22/12) lalu.

“Sekitar pukul 20.30 kita mendapatkan informasi keberadaannya. Karena tidak mau kehilangan jejak kita menuju lokasi dan mengamankannya tanpa perlawanan,” terang AKP Johan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, DW selama pelarian pernah singgah ke Kecamatan Mendahara dan ke Tembilahan, Provinsi Riau. Saat ini, DW masih menjalani pemeriksaan lanjutan di Polres Kabupaten Tanjab Timur.

AKP Johan juga mengatakan, kejiwaan DW akan diperiksa. Mengingat perbuatannya yang dianggap tidak lazim. “Memang dair keterangan warga sekitar, tersangka ini lebih tertarik melihat anak-anak kecil. Tertuma yang cowok,” jelasnya.

Akibatnya, tersangka DW dikenakan pasal 76 E jo pasal 82 UUD RI nomor 17 tahun 2016, tentang penetapan pengganti UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU nomor 33 tahun 2002 tentang perlindungan anak.  “Ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," pungkasnya. (T111K).

Sedang Populer