Anggaran 150 M, Namun Kondisi Infrastruktur Jalan Di Kecamatan Elar Dan Elar Selatan Sangat Buruk Sekali -->
POPULER

Anggaran 150 M, Namun Kondisi Infrastruktur Jalan Di Kecamatan Elar Dan Elar Selatan Sangat Buruk Sekali

Senin, 11 Januari 2021, 11.08 WIB
PEMBACA ONLINE Free website counter



Anggaran 150 M, Namun Kondisi Infrastruktur Jalan Di Kecamatan Elar Dan Elar Selatan Sangat Buruk Sekali

(Saimin, S.s-Global)
Elar Selatan - GlobalInvestigasinews.com

Tepat pukul 08.00 wita, Senin 11 Januari 2021, salah satu politisi muda Manggarai Timur Jemarang, S.Ip menyampaikan melalui via WhatsApp, "bahwa
sangat prihatin, Bupati Andreas Agas belum prioritas pembangunan jalan kecamatan Elar dan Elar Selatan, seperti di telan oleh mimpi". Ujarnya.

"Berbagai pernyataan maupun statement di media massa akhir-akhir ini itu cuman memberikan penambahan sakit hati kami warga Elar dan Elar Selatan", terang politisi muda Matim.

"Semestinya Bupati Andreas Agas, harus tepat janjinya  apalagi Elar dan Elar Selatan  dari stigma wilayah terpencil melalui pembangunan jalan raya, jangan cuman janji- janji agar menghilangkan pikiran dan emosional masyarakat perbatasan", ujarnya. 

"Jadi kami di penghujung manggarai timur ini seolah olah di abaikan oleh pemerintah daerah,dan sepertinya kami sudah biasa mendengar teriakan janji-janji oleh pemerintah yang pada akhirnya di tipu", terang jemarang.

Di tambahkan lagi, "pada saat proses penyelesaian konflik perbatasan antara Manggarai Timur dan Ngada. Bupati Manggarai Timur mengeluarkan berbagai pernyataan dan janji pemerintah untuk memperhatikan pembangunan secara prioritas di Kecamatan Elar dan Elar Selatan, ternyata itu semua cuman sandiwara agar menarik simpatisan warga Elar dan Elar Selatan," terangnya.

"Kami tahu anggaran 150M yang di pinjam oleh Pemerintah Daerah Matim, dari media dan sambutan Bupati Agas pada saat kunjungan ke Desa Nampar Sepang, hanya kami di kecamatan Elar dan Elar Selatan untuk uang pinjaman Pemerintah Daerah Manggarai Timur 150M untuk tahun 2021, cuman kami tidak di proritaskan untuk pembangunan infrastruktur, rasanya sakit sekali, kecamatan Elar dan Elar Selatan selalu di tinggalkan. Ini sangat memalukan", terang politisi muda asal kecamatan Elar

"kami masyrakat Elar dan Elar Selatan, apapun yang publik sampaikan dimedia bahwa Elar dan Elar Selatan adalah wilayah terisolasi atau wilayah terpencil sudah biasa dan itu yang terjadi, kami di paksa untuk menunggu. Saya heran apakha pemerintah punya nurani atau tidak", pungkas politis muda tersebut dengan tegas.

Sedang Populer