Babinsa Galakkan Sosialialisasi 3M, 3T Dan Vaksinasi Sinovac Ke Masyakarat
POPULER

Babinsa Galakkan Sosialialisasi 3M, 3T Dan Vaksinasi Sinovac Ke Masyakarat

Jumat, 22 Januari 2021, 19.18 WIB
PEMBACA ONLINE Free website counter



Babinsa Galakkan Sosialialisasi 3M, 3T Dan Vaksinasi Sinovac Ke Masyakarat

Mus-Global
Tambolaka - GlobalInvestigasinews.Com

Melonjaknya kasus Covid-19 pasca liburan Natal dan tahun baru Desember lalu, tentu membuat pemerintah harus lebih serius dalam penanganan penyebaran virus COVID-19, terutama jelang pemberin vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia,


Demikian juga di lingkungan TNI Angkatan Darat, berjenjang mulai dari Kasad sampai Pangdam yang secara langsung melakukan pengecekan melalui video conference, menekankan kepda seluruh prajurit untuk lebih waspada melindungi diri dan keluarganya dari serangan virus Covid 19, namun pelaksanaan tugas harus tetap berjalan dengan membantu pemerintah mensosialisasikan gerakan 3M (Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) dan 3T (testing, tracing, treatment) serta penting nya vaksinasi Sinovac

Menindaklanjuti hal tersebut Dandim 1629/SBD Letkol Inf Laode M. Sabaruddin memberikan perintah kepada jajarannya untuk menggelar kegiatan sosialisasi secara dor to dor kepada seluruh masyakat terkait penerapan 3M, 3T dan vaksin Sinovac.

Dilain tempat menanggapi perintah langsung Dandim 1629/Sumba Barat Daya,  Danramil 1629-01/Laratama Kapten Inf. Samuel None Guba memberikan pemahaman ke jajarannya tentang apa itu 3M dan 3T dan apa itu vaksin serta macam dari vaksin, untuk disosialisasikan kepada keluarga, tetangga dan masyarakat umum di wilayah binaannya masing-masing.

Hal senada pula dilakukan oleh Koptu Romanus Kefi, Babinsa Desa Mawodana, Kec. Wewewa Timur menjelaskan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mengikuti anjuran pemerintah selalu mengikuti protokol kesehatan, melaksanakan 3M (memkai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan) untuk mencegah penyebaran virus dan 3T (testing, tracking, treatment) apabila sudah terindikasi terkena virus COVID-19.

Sedang Populer