Konferensi Pers Polres Kerinci Ungkap Kasus Narkotika -->
POPULER

Konferensi Pers Polres Kerinci Ungkap Kasus Narkotika

Senin, 18 Januari 2021, 15.54 WIB
PEMBACA ONLINE Free website counter



Konferensi Pers Polres Kerinci Ungkap Kasus Narkotika

Sungai Penuh – Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho, S.I.K. MH, hari ini melaksanakan Konferensi Pers ungkap kasus narkoba di Polres Kerinci Jl. Depati Parbo No. 22 Karya Bakti, Sungai Penuh, Jambi, 37111.

Satu orang berhasil di amankan oleh Polres Kerinci inisial LL,  tersangka lainnya masih di buru dan di tetapkan sebagai DPO ungkap Kapolres Kerinci, dari tangan tersangka berhasil di amankan barang bukti berupa 4 (empat) paket besar narkotika golongan 1 jenis ganja seberat ± 4 Kg dengan nilai 4 paket  seharga ± Rp. 40.000.000 (Empat Puluh Juta Rupiah).

Selain barang bukti narkotika golongan 1 jenis ganja juga berhasil di amankan barang-barang milik tersangka  yang digunakan sebagai sarana dalam beroperasi berupa 1 (satu) unit handpone merek realme warna biru dengan nomor kartu sim 082260166624 dan juga 1 (satu) buah karung berwana putih.

Sedangkan wilayah yang dijadikan tersangka target operasi barang haram ini diantaranya wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci dengan sasaran konsumen adalah remaja usia produktif dan juga orang dewasa.

Adapun kronologis penangkapannya diawali dari informasi masyarakat, adanya kegiatan-kegiatan peredaran narkoba dalam hal ini jenis narkotika di wilayah hukum Polres Kerinci tepatnya di daerah puncak,  kemudian tim dari Sat Narkoba kerinci melakukan penyelidikan, dan pada hari rabu, 13 januari 2021 telah ditangkap satu orang tersangka dan barang buktinya.

Dimana sesuai pengakuan tersangka barang ini berasal dari padang, tersangka ini juga tidak sendirian, Cara mendatangkan dari padang melalui darat mereka janjian di TKP atau rumah pondok, dan kemudian barangnya ditanam dalam tanah.

Tersangka di kenakan pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 111 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun paling lama 20 (dua puluh) tahun atau seumur hidup," 

JOHARI SOFWAN

Sedang Populer