Lokasi Tanah Sengketa Dimaasin
POPULER

Lokasi Tanah Sengketa Dimaasin

Senin, 15 Maret 2021, 19.10 WIB
PEMBACA ONLINE Free website counter



Para ahli waris beserta LSM AKI Sulut yang diketuai Noldy Poluakan meninjau lokasi di Maasin
Minsel, globalinvestigasinews.co.id LSM AKI Sulawesi utara yang dinakhodai Noldy Poluakan beserta para ahli waris meninjau lokasi di perkebunan kelapa maasin, desa paslaten, kecamatan Tatapaan, minahasa selatan. seorang ahli waris Albert Samuel Tuwo saat di temui mengatakan bahwa kami ahli waris Keluarga Tuwo Leleng yang berjumlah 10 bersaudara dan saudara kami Rein Tuwo anak ke 3 dari orang tua kami yang di bantu oleh ke - 2 anaknya yaitu Sjeddie dan Joudie Watung di duga telah merampas hak atas tanah warisan dan meniadakan kami sebagai ahli waris, ujar Albert Tuwo.
Albert menyayangkan permasalahan ini terjadi dan kami tidak akan menyerah karena hak kami sebagai ahli waris di tiadakan dan di ambil oleh saudara kami sendiri, kami ini anak kandung memiliki hak yang sama, semua anak memiliki hak waris atas harta peninggalan orang tua bukan hanya 1 orang anak yang berkuasa dan memiliki tanah orang tua kami ujar Albert kesal.
Lanjut Samuel, hampir semua proses adminstrasi dan pembuatan surat tanah diduga di rekayasa oleh mereka, misalnya tanda tangan di AJB dan lainya, jangan monopoli memang cuma Rein itu anak tutup Albert
Ketua LSM AKI Sulut Noldy Poluakan akan terus berjuang bersama keluarga dugaan korban mafia tanah siapapun yang terlibat dari instansi manapun mereka maka akan kami kawal kasus ini hingga tercipta rasa keadilan di masyarakat atau keluarga korban apalagi kasus ini yang bersengketa adalah saudara kandung tentu memiliki hak waris yang sama.
Lanjut Poluakan sesuai informasi yang di dapat dari keluarga, kasus ini sudah cukup lama berproses dan ke 9 anak merasa belum mendapatkan hak mereka yang berkeadilan artinya keadilan belum tercipta terkait pembagian dan penguasaan tanah orang tua mereka dari kurang lebih 36 ha luas tanah di perkirakan 30 ha di kuasai Rein Tuwo dan kedua anaknya, karena itu menurut kami objek sengketa tidak boleh di kuasai dulu oleh ke dua bela pihak sampai terjadi kesepakatan atau adanya Musyawara mufakat antara kakak beradik tutup Noldy.
D2R

Sedang Populer